No Bra Day !!!

Entah kapan dimulainya gerakan No Bra Day. Gerakan yang diperingati setiap tanggal 13 Oktober ini mengajak agar kaum hawa sadar akan bahaya kanker payudara. Karena membangkitkan kesadaran tentang sesuatu demi kebaikan memang perlu adanya dilakukan. Kanker payudara merupakan salah satu penyakit paling mematikan di kalangan perempuan. Tidak heran, kewaspadaan mengenai penyakit ini terus-menerus didengungkan. Kanker payudara adalah sesuatu yang harus ditanggapi serius, dan Anda perlu memeriksakan diri mengenai potensi penyakit ini.

Unik?
Mungkin kata itu yang cocok menggambar kegiatan bermisi edukasi kesehatan ini. Cara unik ini diperuntukan untuk mencuri perhatian kaum hawa tentunya (dan mungkin juga kaum adam hahaha). Kegiatan dari gerakan ini yaitu dengan tidak menggunakan bra atau kutang atau bh atau apapun sebutan lainnya selama 24 jam atau seharian penuh, sebagai simbol betapa berharganya memiliki payudara yang sehat. “Ladies, tak peduli apakah bentuk payudara Anda paling indah di dunia, atau apakah sudah kendur. Payudara Anda butuh bernafas. Pada tanggal ini, mari kita gunakan 24 jam yang ada untuk melepas payudara yang hebat tersebut dari perangkap payudaranya”. Di masa lalu, sikap para perempuan untuk tidak mengenakan bra sempat menjadi kontroversi. Pada akhir tahun 1960-an sempat terjadi aksi pembakaran bra sebagai penolakan atas persepsi yang terbangun terhadap tubuh perempuan dan tuntutan sosial. Pada tahun ’70-an, kebebasan untuk tidak memakai bra terjadi di mana-mana, terlepas dari pandangan politik mereka. Namun pada tahun ’80-an dan ’90-an, ada persinggungan pesan mengenai bra sebagai simbol profesionalisme, dan simbol kebebasan seksual. Pada tahun 1999, pesepakbola Amerika Brandi Chaisten melemparkan kausnya setelah tendangan pinaltinya yang menghasilkan kemenangan di final Women’s World Cup. Sport bra-nya menjadi simbol karakter perempuan yang baru, yaitu yang atletis, kuat, dan percaya diri.

Nah!
Yang menjadi permasalahannya adalah, apakah gerakan ini dapat diterima oleh masyarakat Indonesia yang adat-istiadatnya ketimuran dan jelas berbeda dengan kubu negara yang adat-istiadatnya kebaratan.
Apakah kegiatan ini memenuhi nilai-nilai etika yang ada di masyarakat?
Apakah para wanita di negeri ini “pantas” jika mengikuti kegiatan ini ?
Tak semua para wanita sepakat dengan ajakan untuk going bra-less. Sekarang, bra menjadi pakaian pelengkap yang selalu kita kenakan saat beraktivitas sehari-hari. Beraktivitas dan bekerja sendiri saat ini menjadi suatu kebebasan yang dilawan oleh para pembakar bra di tahun ’60-an silam. “Inilah yang selalu kukatakan pada perempuan muda yang meminta nasihat mengenai karier padaku. Aku selalu mendorong mereka untuk selalu memakai bra,” ujar Tina Fey, aktris, komedian, penulis, dan produser, yang meraih banyak penghargaan di bidang film tersebut. “Bahkan ketika Anda merasa tidak membutuhkannya, pakai saja. Anda tak pernah akan menyesalinya.”

Oke..
Kalau kita mengikuti agama mayoritas di Indonesia, kegiatan ini memang tidak cocok diadakan di negara ini. Namun mengingat Indonesia adalah negara yang menganut sistem demokrasi, kebebasan menyalurkan aspirasi-aspirasi sekaligus berpendapat dan bersuara, memang sah-sah saja.

Ya,
Seperti yang kita ketahui, kiblat perilaku (beberapa) masyarakat Indonesia memang dari sana. Banyak juga yang mengikuti kegiatan-kegiatan yang berasal dari kubu barat yang diikuti oleh masyarakat Indonesia. Dibalik keikutsertaan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan dari luar Indonesia itu, ada yang paham dan ada yang hanya ingin dibilang keren. Masalahnya masyarakat yang paham itu bisa dibilang followers. Mengapa mereka tidak menjadi pencetus saja? Toh bangsa kita ini jumlahnya jauh lebih banyak dari jumlah bangsa pencipta trend-trend yang sedang “in”. Siapa tahu jika pencetusnya dari bangsa sendiri yang mengikuti norma-norma yang berlaku, mungkin tidak akan ada lagi perdebatan.

Ya lakukan yang menurut anda benar. Tak usah memprovokasi sekitar anda, memangnya anda lebih benar dari yang anda provokasi?

Hamidi Asfi Hani
Gowongan, 13 Oktober 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s