Untitled #4

Diantara kegelapan malam hari, dimana sebuah kerinduan itu datang. Sebuah rasa yang tak tahu entah datangnya darimana. Sebuah angin yang berhembus ke dalam tulang, suara rintikan hujan.  Hujan yang membuat rasa rindu ini ada, rasa yang tak bisa dipungkiri, rasa yang selalu ingin berada di dekap pelukan hangat tubuhmu. Tapi disaat ini aku sadar bahwa aku tidak lagi berada di dekatmu bahkan tidak sama sekali di pikiranmu, karena detik yang berlalu sudah mengajarkan arti kebersamaan (dulu). Walau dengan cara yang berbeda, percayalah Tuhan selalu ada bersamamu.

Karya : Rafika Nurmala Koesmadji, 29 Okt 2016, 22:27 WIB

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s