History of G204

Selangkangan?

Mungkin sangat aneh atau jorok bagi sebagian orang, namun dari kata itu-lah kami menjadi banyak lebih tepatnya banyak keluarga. ☺

Bermula dari seorang pemuda asal Balikpapan yang berlibur ke Jogja dan menginap di sebuah bangunan lama namun masih kokoh, yang berada di tengah antara monumen tugu Jogja dan malioboro.  Pemuda itu adalah kawan dari Hapi yang sama-sama berasal dari Balikpapan. Karena pembawaan pemuda itu yang cepat akrab dengan kami para penghuni rumah yang terletak di Gowongan Lor ini, Saya pun bukan lagi menganggap pemuda itu tamu namun keluarga baru. Rumah ini dihuni tetap oleh empat orang yaitu Abud, Kong, Hapi, dan Saya. Namun tak hanya kami yang mengisi keramaian rumah ini, ada Yuska, Adul, Atun, dan masih banyak lagi. Dengan adanyanya pemuda itu, semakin menambah keluarga dalam silsilah rumah ini. Pemuda itu bernama Reza.

Singkat Cerita

Sebelum Reza ke Jogja, kami memang sering berencana untuk futsal (lagi), karena telah cukup lama kami tidak melakukannya lagi. Karena waktu itu kami masih terbatasi oleh kuota pemain yang tak mencukupi. Hingga akhirnya Reza datang dan mengubah segalanya..

Tak terasa sudah hampir satu bulan Reza di Jogja. Namun karena adanya masalah pribadi yang mengharuskan Reza pulang ke Balikpapan dan (mungkin) sebenarnya dia ingin lebih lama lagi di Jogja tapi apalah daya dia harus pulang. Malam hari sebelum keberangkatan Reza pada esok hari, kami menghabisi malam ke-dua yang waktu itu jatuh di awal pekan dengan bermain futsal. Fun futsal lebih tepatnya, karena kemampuan kamu dalam bermain futsal bukanlah yang terpenting namun apabila kamu dapat tersenyum atau bahkan tertawa dalam bermain futsal itulah yang utama. Setelah Reza pulang ke kampung halaman, kami jadi rutin untuk futsal, ya secara tak langsung kehadiran Reza sangat berperan. Berhubung jadwal kuliah kami berbeda, kami sepakat untuk rutin futsal hari selasa malam hari dimana awal mula kami bermain futsal dengan Reza jatuh pada hari selasa malam hari juga.

Setelah beberapa kali futsal dan semakin banyaknya yang ikut serta dalam fun futsal yang kami adakan, Saya membuat kepanjangan dari kata SELANGKANGAN, yaitu SELAsa NGefutsal KAro gowoNGAN, dan mendapat respon baik dari para penggagas serta pengikut fun futsal ini. Setelah beberapa minggu terlewati dan masa perkuliahan masuk ke tahun ajaran 2012, semakin banyak lagi yang ikut serta dalam fun futsal ini. AKhirnya salah satu dari kami mencetuskan untuk membuat jersey tim futsal ini. Nama yang diambil untuk tim futsal ini adalah G204, yang merupakan singkatan dari Gowongan yang tak bukan adalah rumah dimana akan banyak menghasilkan penerus bangsa ini dengan keahlian yang kami semua miliki. Setelah semua pihak setuju atas nama tim, seorang dari kami yaitu Dewa membuat logo dari tim ini dibantu beberapa dari kami.

Logo Awal (diantara tiga pilihan) :

logo baru

Logo Resmi :

logo 204 terbaru

Logo Resmi (versi kedua) :

logo g204

Dari nama tim, logo, hingga jersey, mungkin jersey lah yang paling sulit dibuat. Dengan latar belakang kami yang mempunyai klub sepakbola jagoan dari liga dalam negeri ataupun liga-liga top dunia, mempengaruhi dalam pembuatan jersey ini. Akhirnya warna hijau pun dipilih sebagai warna jersey pertama kami. Hapi adalah orang yang mencetus warna hijau. Kami setuju warna itu bukan karena Hapi menyukai warna hijau, namun filosofi hijau darinya yang kita pilih. Di jaman sekarang, pemanasan global sudah merajalela dari negara maju sampai negara berkembang. Oleh karena itu diperlukannya penghijauan diberbagai tempat. Bukan hanya taman kota yang diperbanyak, hutan kota lebih bermanfaat. Seperti itulah kiranya filosofi dari jersey G204. Bahkan sponsor depan jersey ini pun tertulis Go Green, dengan maksud mengajak semua yang melihat jersey kami untuk segera melakukan penghijauan. Kalau bukan dari sekarang dan diri sendiri, lalu kapan dan siapa yang mulai? Akhirnya dengan desain jersey produk kenamaan Jerman yaitu Adidas, yang dipakai sebagai jersey Real Madrid untuk memperingati hari jadi klub itu yang ke 110 tahun, dipilih sebagai kiblat dari jersey G204 tapi dengan beberapa perubahan.

Jersey lengkap :

jersey g204

Itulah sedikit sejarah dari tim G204. Sebenarnya masih banyak cerita yang menghiasi G204 dalam mempertahankan kesolidannya hingga (mungkin) merajai kampus dimana mayoritas pemain G204 bernaung dalam bidang akademis.

Terimakasih

Hamidi Asfi Hani

Jogja, DD MM 2012/2013

2 comments on “History of G204

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s